Rabu, 08 Juni 2011

OUR HOME (RUMAH KITA)



OUR HOME
(RUMAH KITA)
Pelayanan Dari Shadow of The Cross – Pelayanan Bagi Anak & Remaja Bermasalah dan Kaum Subkultur

Ada begitu banyak anak maupun remaja yang tak pernah merasakan kehangatan kasih sayang dan perhatian orangtua hingga mereka hidup sebagai anak-anak yang memberontak. Ada di antara mereka yang sejak kecil sudah dititipkan di Panti Asuhan, ada yang sudah dipaksa sejak usia dini mencari uang di jalanan sebagai pengamen atau peminta-minta, ada pula yang saat beranjak remaja dipaksa untuk masuk lembah prostitusi dan aneka kriminalitas lainnya. Anak-anak dan remaja yang seharusnya merasakan kehangatan, kasih sayang, perhatian dan perlindungan orangtua kini hidup terlantar dan liar tanpa arahan.
Ada begitu banyak pelayanan dalam bentuk Panti Asuhan, Panti Sosial, Rumah Rehabilitasi dan yang sejenisnya untuk melayani anak-anak dan remaja bermasalah. “Our Home”, merupakan pelayanan Kami sekeluarga dimana kami menerima anak-anak maupun remaja ini selayaknya anak kami sendiri. Kami menerima mereka apa adanya, mungkin inilah yang membedakan pelayanan kami dengan panti yang lainnya. Untuk saat ini pun kami belum dapat menampung banyak anak sebab mereka tinggal di rumah kami yang kecil (kami hanya memiliki dua ruang tidur), dan hanya satu kamar saja yang dapat kami gunakan bagi mereka. Rumah kami mungkin tidak penuh dengan banyaknya benda mahal tetapi apa yang kami miliki adalah kasih terhadap satu dengan yang lainnya.
Harapan kami, setiap anak yang kami sentuh dapat mengalami kasih Tuhan dan mengalami perubahan. Pelayanan kami jauh dari gebyar dan menakjubkan seperti pelayanan lain yang ada dalam tubuh Kristus tetapi kami mau setia melakukan panggilan ini. Sering kali kami merasa diabaikan oleh anggota tubuh Kristus yang lain dan seolah berjuang sendiri. Namun di kala itulah Tuhan senantiasa menguatkan kami untuk tetap mengerjakan panggilan ini dengan setia.
Dalam pelayanan ini kami dibantu oleh beberapa relawan, yang memberi diri secara sukarela sebab kami untuk saat ini belum dapat memberi gaji atau bahkan persembahan kasih. Kami pun sadar tidak bisa mengharapkan “persembahan” dari anak-anak, para remaja maupun mereka yang kami jangkau di jalanan. Kami sepenuhnya bersandar pada pemeliharaan Tuhan baik bagi jalannya pelayanan maupun kehidupan kami sehari-hari.
Kami mengharapkan dukungan doa untuk kontrakan rumah bagi pelayanan kami yang akan habis pada bulan ini, dana yang kami butuhkan adalah sebesar 8 juta Rupiah. Kami percaya melalui dukungan doa, saudara-saudara seiman, Tuhan akan buka jalan bagi kami. Terimakasih atas dukungan doanya. God bless you, all.

GET RICH (JADI KAYA)




GET RICH
(JADI KAYA)
Siapa sih yang tidak ingin menjadi kaya? Anda ingin tahu rahasia agar bisa hidup kaya dan bahagia? Kuncinya adalah pada Tuhan Yesus, bila kita tertanam dan berakar di dalam Dia maka kita akan menjadi kokoh dan berbuah. Hidup kita akan menjadi berkat di manapun kita berada. Sebagaimana Firman Tuhan di dalam Mazmur 1:3,” Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya, apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Melalui inspirasi yang telah Tuhan berikan itulah kami menuangkan hasil perenungan itu dalam bentuk sebuah t-shirt yang kami hasilkan melalui Living Faith production. Kami berharap kiranya karya ini dapat menjadi berkat dan memberikan inspirasi bagi setiap anak Tuhan untuk menjadi murid Kristus dan senantiasa bertumbuh di dalam Dia. Kami dari pelayanan Shadow of the Cross akan senantiasa mendoakan hal tersebut.
Bagi mereka yang belum mengetahui apakah pelayanan Shadow of the Cross, kami merupakan sebuah pelayanan missi yang dipanggil Tuhan untuk melayani mereka yang disebut kaum marginal dan subkultur di perkotaan. Kami memberitakan Injil maupun melakukan pelayanan kasih di antara mereka yang biasanya disisihkan oleh masyarakat bahkan yang dianggap sampah. Untuk melihat lebih jauh dapat mengakses blog kami di http://shaddowcross.blogspot.com .
Kami berharap produksi ini dapat diterima oleh masyarakat dan terutama anak-anak Tuhan lainnya. Kami tidak sekedar membuat t-shirt “Kristen” tetapi t-shirt ini merupakan alat kesaksian dan alat perjuangan bagi kami untuk mandanai pelayanan kami bagi kaum marginal (pengamen, pengemis, gelandangan,dll) dan subklutur (anak geng, bikers, gothic, punk, dsbnya). Dengan membeli produk kami, Anda telah membantu pelayanan kami di “lembah kekelaman”. Jangan lupa dukung kami juga di dalam doa.
T-shirt ini tersedia dalam dua warna yaitu biru muda dan putih, dengan ukuran M dan L, ada pun harga per t-shirt adalah Rp.90.000,- (sudah termasuk ongkos kirim). Cara pemesanan kirimkan SMS ke 081330135643, untuk mengecek ketersediaan barang dengan mengetik contoh: PESAN LOST/BIRU MUDA/L. Bila barang tersedia kami akan segera mengkonfirmasinya. Barang akan segera dikirimkan setelah Anda mentransferkan uang ke rekening BCA Bandung II atas nama Dave Broos no rek 0081824788. Setelah melakukan transfer mohon segera mengkonfirmasikan pada kami dan jangan lupa mengirimkan SMS dengan mencantumkan alamat lengkap dan jangan lupa kode pos. Thanks dan God bless you.
NB: Shadow of the Cross, juga siap memperlengkapi gereja, persekutuan doa maupun Sekolah Alkitab yang ingin memperlengkapi komunitasnya untuk menjangkau kaum urban, marginal maupun subkultur di kotanya melalui pemberitaan firman Tuhan maupun pengajaran. Anda dapat menghubungi kami melalui email davebroos@yahoo.co.uk atau handphone 081330135643.

Senin, 06 Juni 2011

I ONCE WAS LOST



I ONCE WAS LOST
(SEKALI WAKTU KUPERNAH TERHILANG)

Didasari dari Lukas 15:1-7, Perumpamaan tentang domba yang hilang.
Puji Tuhan, pada akhirnya kami dari pelayanan Shadow of the Cross dapat membuat t-shirt distro dengan label Living Faith (Iman yang hidup). Salah satunya dengan tema perumpamaan domba yang hilang. Dimana digambarkan bahwa setiap kita pernah terhilang tanpa DIA dan suatu hari pada waktuNYA, IA tangkap kita dan membimbing kita bersama dengan domba-domba lainnya ke “padang yang berumput hijau”.
Bagi mereka yang belum mengetahui apakah pelayanan Shadow of the Cross, kami merupakan sebuah pelayanan missi yang dipanggil Tuhan untuk melayani mereka yang disebut kaum marginal dan subkultur di perkotaan. Kami memberitakan Injil maupun melakukan pelayanan kasih di antara mereka yang biasanya disisihkan oleh masyarakat bahkan yang dianggap sampah. Untuk melihat lebih jauh dapat mengakses blog kami di http://shaddowcross.blogspot.com .
Kami berharap produksi ini dapat diterima oleh masyarakat dan terutama anak-anak Tuhan lainnya. Kami tidak sekedar membuat t-shirt “Kristen” tetapi t-shirt ini merupakan alat kesaksian dan alat perjuangan bagi kami untuk mandanai pelayanan kami bagi kaum marginal (pengamen, pengemis, gelandangan,dll) dan subklutur (anak geng, bikers, gothic, punk, dsbnya). Dengan membeli produk kami, Anda telah membantu pelayanan kami di “lembah kekelaman”. Jangan lupa dukung kami juga di dalam doa.
T-shirt ini tersedia dalam dua warna yaitu biru muda dan putih, dengan ukuran M dan L, ada pun harga per t-shirt adalah Rp.90.000,- (sudah termasuk ongkos kirim). Cara pemesanan kirimkan SMS ke 081330135643, untuk mengecek ketersediaan barang dengan mengetik contoh: PESAN LOST/BIRU MUDA/L. Bila barang tersedia kami akan segera mengkonfirmasinya. Barang akan segera dikirimkan setelah Anda mentransferkan uang ke rekening BCA Bandung II atas nama Dave Broos no rek 0081824788. Setelah melakukan transfer mohon segera mengkonfirmasikan pada kami dan jangan lupa mengirimkan SMS dengan mencantumkan alamat lengkap dan jangan lupa kode pos. Thanks dan God bless you.
NB: Shadow of the Cross, juga siap memperlengkapi gereja, persekutuan doa maupun Sekolah Alkitab yang ingin memperlengkapi komunitasnya untuk menjangkau kaum urban, marginal maupun subkultur di kotanya melalui pemberitaan firman Tuhan maupun pengajaran. Anda dapat menghubungi kami melalui email davebroos@yahoo.co.uk atau handphone 081330135643.

Minggu, 13 Februari 2011

Proposal Pembuatan T-Shirt Utk Dukung Pelayanan




Shalom
Hai saudara-saudara seiman,
Saat ini saya tengah coba menggali dana untuk pelayanan bagi generasi muda. Kami beberapa tahun belakangan ini mengandalkan dana dari pihak donatur dan kadang membuat pelayanan ini kurang efektif sebab kegiatan kadang terhenti akibat keterbatasan pendanaan. Hingga pada tahun 2011 ini, saya dan dua orang volunteer pelayanan kami bersepakat untuk membuat t-shirt distro yang memiliki nilai kristiani di dalamnya. Kami telah membuat berbagai gambar desain, mencari tempat produk dan membandingkan harga berikut kualitasnya tetapi kami masih terkendala dana untuk memulai usaha ini.
Saya berharap bila ada rekan-rekan yang mau memberikan modal usaha bagi kami maka itu akan sangat membantu upaya kami agar pelayanan ini, menjadi pelayanan mandiri yang tak bergantung kepada donasi. Harapan kami dari sini, anak-anak muda (jalanan) yang kami layani akhirnya dapat pula mendapatkan lapangan pekerjaan.
Untuk satu desain kami hanya akan memproduksi sebanyak dua lusin saja. Biaya pembuatan satu desain kaos sebanyak satu lusin adalah sekitar Rp.500.000. Jadi untuk pembuatan dua lusin t-shirt kami membutuhkan modal awal sekitar Rp.1.000.000 untuk tiap desain. Untuk langkah awal kami berharap dapat paling tidak memproduksi 5 model desain. Dengan harapan ada orang yang mau meminjamkan modal sebesar Rp.5.000.000 untuk biaya tersebut. Atau bilamana ada rekan yang mau membiayai pembuatan satu model t-shirt saja, kami akan sangat bersyukur. Uang modal usaha akan kami kembalikan paling lambat 6 bulan setelah produksi dimulai.
Terimakasih atas perhatiannya, kami membutuhkan dukungan doa dan juga dana (bila itu memungkinkan) agar pelayanan kami bagi the lost and fatherless generation (generasi terhilang dan tidak berbapa) ini dapat tetap berjalan. Terimakasih dan Tuhan Yesus memberkati.
Hormat saya,
Dave Broos
Shadow of the Cross – Indonesia
davebroos@yahoo.co.uk
http://shaddowcross.blogspot.com
NB: Bila Anda mau memberi ide dan masukan bagi kami, kami terbuka untuk hal tersebut.

Sabtu, 02 Oktober 2010

The Agents of Change


The Agents of Change by Dr. Patti Amsden
Beliefs – the stuff of which civilizations are formed. Beliefs – the catalysts from which movements are spawned. Beliefs – the causes for which men live and die. Differing beliefs about the nature of reality, ethics, and values lead to differing behaviors. The dominant belief of a collective people or of the leaders of a country will drive that culture. All of life grows from, is maintained by, and bears the fruit of mankind’s beliefs.

For example, a Marxist worldview gained a standing in the arena of ideas via the writings of Karl Marx in the late 1800’s. Marx postulated that the group in power propagated oppression upon those not in power. The elite authoritarians were charged with societal and fiscal evils. Liberation of the underprivileged working class, the proletariat, became the goal of the Marxist mindset; and those ideological axioms gave rise to systems of government, commerce, and various social structures.

Marxist belief generated communistic cultures including Leninism and Trotskyism in Russia or Maoism in China. Although the economic application of Marxism, with its materialistic worldview, failed to produce strong financial systems as it had promised, the ideology stills augurs its viability. The belief did not crumble with the Berlin Wall. It lives today codified as ‘multiculturalism’, ‘political correctness,’ and even ‘cultural Marxism.’

The basic belief of class warfare between the have and have-nots, the aristocratic and the hoi polloi, the rule-givers and those proles governed by the privileged continues with a present-day cultural emphasis. Minority groups such as women, African-Americans, Hispanics, and homosexuals fall under the category of those oppressed while groups identified as male, white, Euro-centric, heterosexual, capitalist, and even Christian become labeled as the oppressors.

Social Marxism has the same goals as Economic Marxism: a cultural revolution to dethrone the ruling class who propagate traditional ideas, liberate the common class with promises of equality and utopia, and inaugurate change under the title of social liberation. Marxism is a belief that manifests in actions. Beliefs do not remain isolated in academia nor are they only specimens to be examined under the microscope of rhetorical or philosophical meanderings. If social Marxism is alive in the United States, then a cultural revolution is the goal of those who embrace that maxim.

Anyone who announces that they are committed to being an agent of change is proclaiming that they will dismantle one set of axioms and replace those presuppositions with opposing and contradicting beliefs. The promise of change is prevalent on the American political and societal landscape. The discerning citizen must ask which belief will be outdated and which ideology will provide the infrastructure for the new world.

Not all beliefs are equal. There is an elitism of ideas because some are superior to others. The question begs to be answered: if fiscal Marxism did not work in Germany or Russia, will social Marxism work in the States? What our nation believes will determine the nation we will become.

Senin, 05 Juli 2010

The Lord is Thinking About You Right Now


The Lord is Thinking About You Right Now by James Ryle
“For I know the thoughts that I think toward you.” (Jeremiah 29:11)

Have you ever prayed something like this: “Lord, I know what you must be thinking about me right now,” and then began to tell Him what you were actually thinking about yourself? We all do this. We condemn ourselves for the mistakes we have made and resolve within ourselves that it must be what the Lord thinks of us.

But, this is a wrong thing to do! We have got to stop “putting our words in the Lord’s mouth.” We must come to know the Lord as He is, and not as we assume Him to be. We must let Him put HIS words in our mouths.

Listen to what the Lord says about Himself in the words of Jeremiah, “For I know the thoughts that I think toward you, says the Lord, thoughts of peace, and not of evil, to give you a future and a hope” (Jeremiah 29:11). And in the writings of Isaiah, “For My thoughts are not your thoughts, nor are your ways My ways, says the Lord. For as the heavens are higher than the earth, so are My ways higher than your ways, and My thoughts than your thoughts” (Isaiah 55:8,9).

In other words – God thinks more highly of us than we think of ourselves. And God’s plans for us are greater than the plans we would set for ourselves.

Yet something within us makes us believe that God is always angry with us, always ready to “smite us, yea, and that right early!” We tread softly in His presence and cower when we pray, for we dare not rouse Him from slumber lest He strike us with His rod of righteous judgment — O bless His Holy Name!

Now I ask you honestly, how in the world can you have any kind of a meaningful relationship with someone like that? You CAN’T! And that’s precisely why so few really know the Lord.

Why not right now reintroduce yourself to the Lord. And ask Him to reintroduce Himself to you. Start afresh and live in the delight of knowing that His thoughts of you are of peace, and not of evil. And then you will discover, that your thoughts of Him are of peace — and not evil.